Pedagang yang Pintar
0Tersebutlah Sa’ad bin Robi radiyallahu ‘anhu, dia termasuk golongan Anshar yang kemudian berkata kepada Abdurrahman bin Auf yang saat itu baru tiba di Madinah sebagai kaum Muhajirin : ’’Sesungguhnya aku adalah orang Anshar yang paling kaya. Akan kuberikan kepadamu separuh kekayaanku. Lihat pula kedua istriku, manakah diantara keduanya yang engkau senangi, maka akan kuceraikan untuk engkau nikahi bila selesai masa iddahnya. Abdurrahman berkata : ’Semoga Alloh memberkahi harta dan keluargamu. Aku tidak membutuhkan apa yang engkau tawarkan. Tunjukkan saja kepadaku pasar yang dapat kutempati untuk aku berdagang di dalamnya”. Kemudian beliaupun mulai berdagang sampai memiliki harta yang dengan harta itu beliau tidak lagi membutuhkan bantuan saudaranya, sehingga dalam waktu yang tidak lama beliau telah berhasil mengumpulkan kekayaan yang sangat banyak,dengan itu dia berhasil untuk menikah dengan seorang wanita anshar dan memberikan mahar kepadanya emas seberat biji kurma, kemudian Alloh memberkahi usahanya. Makin bertambahlah kekayaanya sehingga beliau menjadi seorang diantara sahabat yang kaya.
Suatu ketika beliau berkata :’’Dunia dibentangkan dalam diriku yang jika aku gambarkan kepada kalian seandainya aku menanam sebuah batu maka batu itu akan menjadi emas atau perak.” Suatu hari onta pengangkut barang dagangan milik Abdrahman tiba dimadinah. Bumi bergoncang dengan keras dan terdengar suara gaduh, maka Aisyah berkata ;’’Kegaduhan apakah ini? Dikatakan kepadanya :’’Itu adalah unta-unta pengangkut barang milik Abdurrahman yang berjumlah tujuh ratus onta yang membawa gandum, tepung dan makanan pokok. Maka Aisyah berkata: ’’Semoga keberkahan Alloh …
Download Kajian Asatidz tentang Kaidah Syar’i dalam Menghadapi Fitnah dan Syubhat
0Berikut ini merupakan kajian tentang Kaidah Syar’i dalam Menghadapi Fitnah dan Syubhat yang disampaikan oleh Asatidz Ahlus Sunnah. Semoga dengan mendengarkan kajian ini, kita mendapatkan hidayah dalam menghadapi Fitnah Syahwat dan Syubhat di dunia ini.
| Judul | Ukuran (MB) | Durasi | Link Download | |
| Al Ustadz Luqman Ba’abduh | ||||
| 01 Kaidah syar’i dalam menghadapi fitnah | 3.64 | 31:49 | 4Shared | Mediafire |
| 02 Kaidah syar’i dalam menghadapi fitnah | 4.91 | 42:56 | 4Shared | Mediafire |
| 03 Kaidah syar’i dalam menghadapi fitnah | 8.86 | 77:30 | 4Shared | Mediafire |
| 04 Kaidah syar’i dalam menghadapi fitnah | 8.13 | 71:06 | 4Shared | Mediafire |
| 05 Kaidah syar’i dalam menghadapi fitnah | 4.83 | 42:17 | 4Shared | Mediafire |
| Al Ustadz Abu Ishaq Muslim | ||||
| 01 Kaidah syar’i dalam menghadapi syubhat | 15.6 | 136:51 | 4Shared | Mediafire |
| 02 Kaidah syar’i dalam menghadapi syubhat | 6.80 | 59:25 | 4Shared | Mediafire |
| 03 Kaidah syar’i dalam menghadapi syubhat | 7.19 | 62:52 | 4Shared | Mediafire |
| Al Ustadz Qomar Su’aidi | ||||
| Sikap Ahlus Sunnah dalam Menghadapi Fitnah | 12.2 | 107:05 | 4Shared | Mediafire |
| Al Ustadz Saifuddin Zuhri | ||||
| Menghadapi Fitnah | 11.3 | 98:49 | 4Shared | Mediafire |
| Al Ustadz Dzulqarnain | ||||
| Kembali kepada Ulama dalam Menghadapi Fitnah | 5.29 | 46:14 | 4Shared | Mediafire |
| Khutbah Jum’at Al Ustadz Abu Karimah Askari | ||||
| Hati-hati terhadap fitnah | 3.30 | 28:52 | 4Shared | Mediafire |
…
Download Kajian Kisah Orang yang Mati Syahid oleh Al Ustadz Muhammad Umar As Sewed
0Berikut ini merupakan kajian Kitabul Jihad karya Al Imam Ibnul Mubarak rahimahullah. Ibnul Mubarak memang orang yang pantas dalam menulis karya ini karena beliau telah memiliki ilmunya sekaligus mengamalkannya. Di bawah ini adalah link download dari kajian Al Ustadz Muhammad ‘Umar As Sewed yang membahas kisah-kisah orang yang mati syahid.
| Judul | Ukuran (MB) | Durasi | Link Download | |
| 01. Kisah Orang Yang Mati Syahid | 3.72 | 32:32 | 4Shared | Mediafire |
| 02. Kisah Orang Yang Mati Syahid | 3.72 | 32:33 | 4Shared | Mediafire |
| 03. Kisah Orang Yang Mati Syahid | 3.62 | 31:48 | 4Shared | Mediafire |
| 04. Kisah Orang Yang Mati Syahid | 3.69 | 32:16 | 4Shared | Mediafire |
| 05. Kisah Orang Yang Mati Syahid | 3.71 | 32:25 | 4Shared | Mediafire |
| 06. Kisah Orang Yang Mati Syahid | 3.40 | 29:43 | 4Shared | Mediafire |
…
Biografi Al Hafizh Ibnu Hajar Al ‘Asqalani
0Nama dan Nasabnya
Nama sebenarnya Syihabuddin Abul Fadhl Ahmad bin Ali bin Muhammad bin Muhammad bin Ali bin Mahmud bin Hajar, al Kinani, al ‘Asqalani, asy Syafi’i, al Mishri. Kemudian dikenal dengan nama Ibnu Hajar, dan gelarnya “al Hafizh”. Adapun penyebutan ‘Asqalani adalah nisbat kepada ‘Asqalan’, sebuah kota yang masuk dalam wilayah Palestina, dekat Ghuzzah.
Kelahirannya
Beliau lahir di Mesir pada bulan Sya’ban 773 H, namun tanggal kelahirannya diperselisihkan. Beliau tumbuh di sana dan termasuk anak yatim piatu, karena ibunya wafat ketika beliau masih bayi, kemudian bapaknya menyusul wafat ketika beliau masih kanak-kanak berumur empat tahun.
Ketika wafat, bapaknya berwasiat kepada dua orang ‘alim untuk mengasuh Ibnu Hajar yang masih bocah itu. Dua orang itu ialah Zakiyuddin al Kharrubi dan Syamsuddin Ibnul Qaththan al Mishri.
Perjalanan Ilmiah Ibnu Hajar
Perjalanan hidup al Hafizh sangatlah berkesan. Meski yatim piatu, semenjak kecil beliau memiliki semangat yang tinggi untuk belajar. Beliau masuk kuttab (semacam Taman Pendidikan al Qur’an) setelah genap berusia lima tahun. Hafal al Qur’an ketika genap berusia sembilan tahun. Di samping itu, pada masa kecilnya, beliau menghafal kitab-kitab ilmu yang ringkas, sepeti al ‘Umdah, al Hawi ash Shagir, Mukhtashar Ibnu Hajib dan Milhatul I’rab.
Semangat dalam menggali ilmu, beliau tunjukkan dengan tidak mencukupkan mencari ilmu di Mesir saja, tetapi beliau melakukan rihlah (perjalanan) ke banyak negeri. Semua itu dikunjungi untuk menimba ilmu. Negeri-negeri yang pernah beliau singgahi dan tinggal …
Pemilik Satu Dirham yang Tertawa
0Muhammad bin Thohir Al Maqdisi namanya. Dia salah satu dari sekian ulama yang menanggung penderitaan dalam menuntut ilmu. Suatu ketika dia berkata: “Saya pernah kencing darah 2 kali saat-saat belajar hadits; sekali di Baqdad dan sekali di Mekkah karena saya berjalan kaki tanpa menggunakan alas kaki dibawah terik sinar matahari yang menyengat. Suatu ketika Muhammad bin Thohir Al Maqdisi bercerita tentang perjalanan menuntut ilmunya.
Suatu hari saya tinggal di Tunis bersama Abu Muhammad bin Haddad. Bekal saya semakin menipis hingga yang tersisa hanya “Satu dirham”. Saat itu saya sangat membutuhkan roti untuk mengganjal perut saya. Bersama dengan itu juga saya sangat membutuhkan kertas untuk menulis ilmu. Saya bingung ! saya bingung!
Kalau uang satu dirham ini saya belikan roti maka saya tidak mempunyai kertas untuk menulis ilmu. Jika uang satu dirham ini saya gunakan untuk membeli kertas, maka saya akan kelaparan. Kebingungan ini terus berlanjut hingga 3 hari dan selama itu pula saya tidak merasakan makanan sama sekali. Perut saya tidak terisi dengan sesuatu apapun selama 3 hari. Pada pagi hari keempat, dalam hati saya berkata: “Kalau saya mempunyai kertas, saya tidak akan bisa menulis karena saya sangat lapar. Maka saya pun memutuskan untuk membeli sepotong roti dan meletakkan satu dirham tersebut di dalam mulut saya untuk bermain-main dengannya saya pun menuju ke penjual roti. Tanpa terasa saya telah menelan satu dirham tersebut sebelum saya membeli sebuah roti, maka sayapun …
Fatwa – Fatwa yang Berkaitan dengan Darah Wanita (Bag.7)
0Darah Nifas yang Berubah Warna
Fadhilatusy Syaikh ditanya tentang seorang wanita yang mendapati darah nifasnya keluar selama dua pekan, setelah itu darahnya berubah secara bertahap hingga berbentuk lendir cenderung berwarna kuning dan terus berlanjut hingga genap 40 hari. Apakah berlaku padanya hukum nifas selama masa perubahan warna tersebut?
Beliau menjawab:
Cairan kuning atau cairan yang seperti lendir selama belum tampak padanya kesucian yang jelas, maka hukumnya mengikuti hukum darah (hifas), tidak dihukumi suci kecuali sudah benar-benar bersih dari cairan tersebut. Jika dia telah suci dan benar-benar bersih dari cairan tersebut maka wajib baginya untuk mandi dan melaksanakan shalat walaupun belum genap 40 hari. Adapun yang disangka oleh sebagian wanita bahwa seorang wanita harus menunggu sampai genap 40 hari walaupun sudah bersih sebelum hitungan tersebut, maka ini adalah prasangka yang keliru dan tidak benar. Bahkan kapan saja seorang yang nifas mengalami suci walaupun baru 10 hari wajib baginya untuk shalat dan boleh baginya untuk melakukan apa saja yang dibolehkan bagi wanita yang dalam masa suci termasuk jima’.
Hukum Shalat Wanita yang Keguguran pada Usia 3 Bulan Kandungannya
Fadhilatusy Syaikh ditanya tentang seorang wanita yang mengalami keguguran pada usia 3 bulan kandungannya. Apakah dia tetap shalat atau harus meninggalkannya?
Beliau menjawab:
Yang dikenal di sisi para ulama, jika wanita mengalami keguguran pada usia 3 bulan maka dia tidak melaksanakan shalat, karena yang gugur dari kandungannya sudah berupa janin yang telah jelas …
Download Dauroh Banjarnegara – Anarkisme, Terorisme, dan Demokrasi dalam Pandangan Syari’at (31/03/2013)
0Berikut ini merupakan rekaman dauroh yang, alhamdulillah, telah diselenggarakan pada :
- Hari : Ahad
- Tanggal : 19 Jumadil Ula 1434 / 31 Maret 2013
- Tempat : putra - Pendopo Dipayuda Adi Graha, Banjarnegara / putri - Masjid Al Amin, Rejasa, Banjarnegara
- Pembahasan : Anarkisme, Terorisme, dan Demokrasi dalam Pandangan Syari’at
- Pembicara : Al Ustadz Muhammad Afifuddin As Sidawi
| Judul | Ukuran (MB) | Durasi | Link Download |
| Sambutan Panitita dan Bupati | 16.5 | 42:44 | ilmoe |
| Sesi 1 | 9.78 | 62:11 | ilmoe |
| Sesi 2 | 14.2 | 72:28 | ilmoe |
…
Download Dauroh Medan bersama Al Ustadz Sofyan Chalid Ruray (30-31/03/2013)
0Berikut ini merupakan rekaman dauroh yang, alhamdulillah, telah diselenggarakan pada :
- Hari : Sabtu-Ahad
- Tanggal : 18-19 Jumadil Ula 1434 / 30-31 Maret 2013
- Tempat : Ma’had Al Hijrah, Stabat, Medan
- Pembahasan : Keutamaan Ilmu, Wasiat Ali bin Abi Thalib kepada Kumail bin Ziyad , Menjaga Ukhuwah dan Menjauhi Sebab Perpecahan, Pempatal-Pembatal Keislaman
- Pembicara : Al Ustadz Sofyan Chalid Ruray
| Judul | Ukuran (MB) | Durasi | Link Download |
| Keutamaan Ilmu | 9.03 | 78:55 | ilmoe |
| Wasiat Ali bin Abi Thalib kepada Kumail bin Ziyad – Sesi 1 | 7.39 | 64:34 | ilmoe |
| Wasiat Ali bin Abi Thalib kepada Kumail bin Ziyad – Sesi 2 | 6.11 | 53:23 | ilmoe |
| Sesi Tanya Jawab | 1.00 | 08:47 | ilmoe |
| Menjaga Ukhuwah dan Menjauhi Sebab Perpecahan – Sesi 1 | 8.46 | 73:58 | ilmoe |
| Menjaga Ukhuwah dan Menjauhi Sebab Perpecahan – Sesi 2 | 3.97 | 34:43 | ilmoe |
| Sepuluh Pempatal Keislaman – Sesi 1 | 8.45 | 73:50 | ilmoe |
| Sepuluh Pempatal Keislaman – Sesi 2 dan Tanya Jawab | 9.41 | 82:12 | ilmoe |
…
…
…



Pingback & Comments